Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) sukses mengadakan acara Seminar Nasional Legislative School (LS) 2026 dengan tema “Membangun Karakter Legislator Muda yang Kritis, Inovatif dan Berintegritas” tepatnya di Aula Husni Hamid, Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang pada Sabtu, (12/9/2026).
Ketua Pelaksana Seminar Nasional LS 2026, Muhammad Wildansyah, mengatakan latar belakang kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam terkait peran dan fungsi lembaga legislatif, mulai dari tingkat daerah hingga tingkat pusat.
“Jadi yang pertama sih emang menambah wawasan. Selanjutnya membangun keberanian dalam menyampaikan aspirasi gitu, terkadang kan seseorang ada yang dipendam buat menyampaikan aspirasinya, jadi diadakannya ini buat memunculkan keberaniannya. Sama meningkatkan pemahaman mengenai fungsi kelegislatifan, kayak yang dijelaskan tadi Bu Cellica itu yang ada tingkatannya, kalau di DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) itu gimana, kalau di pusat gimana,” ujarnya saat diwawancara langsung, Sabtu, (12/9/2026).
Acara Seminar Nasional LS 2026 kali ini dihadiri sekitar 250 peserta yang terdiri dari perwakilan BLM setiap fakultas di Unsika, delegasi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), dan peserta umum.
“Kita menargetkan itu 250 peserta dan beberapa tamu undangan gitu. Kalau tamu undangan kan dari dalam seperti BLM setiap fakultas, sama tamu undangan delegasi setiap sekolah, SMA 1 sampai SMA 6, sama SMA Telukjambe juga tadi barusan ada,” jelas Wildan.
Acara ini menghadirkan sejumlah pemateri, di antaranya Cellica Nurrachadiana dan Iqbal Jamalullail. Kehadiran para narasumber tersebut mendapat respons positif dari para peserta yang hadir.

Suasana pematerian bersama Cellica Nurrachadiana, Sabtu, (12/9/2026).
Salah satu peserta delegasi siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Karawang, Zaidan Mubarok, menilai pematerian yang diberikan membuka pandangan baru terkait konsep trias politica dan peran legislatif.
“Untuk kesannya saya sangat senang sekali karena saya baru tahu ada ilmu namanya legislatif. Di situ juga saya searching kalau ini tuh termasuk dari trias politica dimana legislatif ini kalau di sekolah saya itu tugasnya MPK (Majelis Perwakilan Kelas),” ungkapnya saat diwawancarai langsung, Sabtu (12/9/2026).
Kesan serupa juga disampaikan oleh peserta dari Faperta Unsika, Muhammad Fauzan, mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai kepemimpinan selama mengikuti rangkaian acara.
“Untuk kesan pesannya sih, acara ini sangat inspiratif ya, dimana aku jadi tahu cara mengelola kepemimpinan, tentang leadership kayak gitu. Terus juga ya asyik ketemu sama pemateri yang seru kayak Teteh Cellica,” tuturnya saat diwawancarai langsung, Sabtu, (12/9/2026).
Ia juga berharap Seminar Nasional LS 2026 bisa mengundang pemateri yang lebih inspiratif dan menarik.
“Kalau misal tahun ini ada lagi, mungkin dari pemateri selanjutnya itu lebih inspiratif atau lebih menarik lagi gitu,” harap Fauzan.
NYV