Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) sukses menyelenggarakan kegiatan donor darah dengan tema ‘Setetes Darah Sejuta Kehidupan’ bertempat di Aula Syekh Quro pada Selasa, (7/5/2026). Acara yang merupakan hasil kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Karawang ini berhasil mengumpulkan lebih dari 100 kantong darah dari total 174 pendaftar.

 

Humas PMI Karawang, Ujang Tarjana, menjelaskan bahwa PMI Karawang membutuhkan sekitar 3.000 kantong darah setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan seluruh rumah sakit di Karawang, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang yang memerlukan sekitar 1.000 kantong. 

 

“Penyaluran darahnya untuk seluruh rumah sakit di Karawang. Semua itu mintanya ke PMI Karawang, termasuk RSUD, RSUD Karawang itu dia paling banyak, banyak pasiennya ya. Itu kurang lebih PMI Karawang itu harus nyediain kurang lebih 3.000 kantong,” jelasnya saat diwawancarai langsung Selasa, (7/5/2026).

 

Ujang juga mengapresiasi Fasilkom Unsika yang dinilai selalu mendukung kegiatan donor darah untuk PMI Karawang dengan antusiasme peserta yang luar biasa. 

 

“Fasilkom ya, dia memfasilitasi tempat dan kegiatannya. Untuk peserta donornya alhamdulillah terus ya setiap tahun. Fasilkom itu pendaftarnya di atas 100. Itu antusias yang sangat luar biasa. Terima kasih intinya PMI ya,” katanya.

 

Peserta donor darah melakukan pengambilan darah, Selasa (7/5/2026).

 

Perwakilan dari PMI juga menegaskan bahwa tidak ada biaya yang dikenakan untuk kerja sama dalam kegiatan donor darah. Ia berharap semua Fakultas di Unsika dapat berkontribusi juga dalam kegiatan donor darah.

 

“Harapannya kita terus berjalan ya. Kerja sama ini, ini bukan dari Fakultas Fasilkom saja yang besar. Berharap di Unsika juga semua fakultas bisa berkontribusi buat kegiatan donor darah. Intinya PMI Karawang kita support kegiatannya,” ujar Ujang.

 

Para peserta donor darah turut berbagi pengalaman mereka terhadap kegiatan donor darah kedepannya. Antusiasme dirasakan oleh peserta yang memang baru pertama kali mendonorkan darahnya. Salah satu mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Nurin, berharap darah yang sudah didonorkan dapat bermanfaat bagi penerima.  

 

“Aku soalnya ini pertama kali sihterus. Makanya aku tadi excited banget. Aku takut gagal kan, karena pertama kali. Eh, ternyata bisa dan ya semoga bermanfaat untuk banyak orang,” harapnya.

 

(RAN, DAM)