Sumber: gramedia.com

 

Identitas Buku

  • Judul Buku: Jakarta Sebelum Pagi
  • Penulis: Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
  • Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia
  • Tahun Terbit: 2025 
  • ISBN: 978-602-05-3137-3
  • Jenis Buku: Novel fiksi kontemporer
  • Jumlah halaman: 264 halaman 

 

Pendahuluan

Novel Jakarta Sebelum Pagi karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie menyajikan cerita yang sederhana, namun tetap mampu menarik perhatian pembaca untuk memahami makna di balik kehidupan sehari-hari. Melalui tokoh Emina, penulis memperlihatkan bagaimana rutinitas, rasa ingin tahu, dan interaksi dengan orang lain dapat memengaruhi cara seseorang memandang dirinya sendiri. Latar cerita yang dekat dengan kehidupan kota membuat penyampaian alur terasa realistis dan mudah dipahami oleh pembaca.

 

Isi Resensi 

Novel Jakarta Sebelum Pagi karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie menceritakan tentang seorang perempuan bernama Emina yang tinggal sendiri di sebuah apartemen di kota. Di balik kehidupannya yang terlihat biasa, Emina memiliki kebiasaan unik, yaitu rutin pulang setiap minggu ke rumah keluarganya, ia sebut sebagai ‘rumah para jompo’ karena dihuni oleh anggota keluarga lanjut usia.

 

Hal cukup menarik bagi saya adalah ketika Emina mulai sering menerima surat yang dikirim bersama balon ke balkon apartemennya. Hal ini berlangsung hampir setiap hari dan berhasil membangun rasa penasaran saya. Seiring berjalannya cerita, sedikit demi sedikit mulai terungkap petunjuk-petunjuk yang mengarah pada siapa sosok di balik pengiriman balon tersebut.

 

Menurut saya, bagian ini membuat cerita terasa lebih hidup karena Emina seolah berubah menjadi ‘detektif dadakan’ yang mencoba mencari tahu siapa pengirim surat tersebut. Bahkan, ia rela bergerak di waktu-waktu yang tidak biasa seperti sebelum pagi. Proses pencarian ini akhirnya membawa Emina pada berbagai pertemuan dan cerita yang membuat alur cerita semakin berkembang.

 

Selama membaca, saya merasa alur ceritanya ringan dan mudah diikuti. Ada banyak bagian yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, ditambah dengan sentuhan humor, membuat saya beberapa kali tersenyum sendiri. Misalnya, kebiasaan Emina yang sering membahas hal-hal unik setelah membaca buku Animal Farm, atau interaksinya dengan Nissa terkesan seperti spontan tetapi justru terasa natural.

 

Kelebihan Buku

Kelebihan utama novel ini terletak pada gaya penulisan Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie yang khas dan konsisten. Ceritanya mengalir dengan ringan dan tidak terasa berat, bahkan bisa dibilang cukup membuat saya penasaran untuk terus membaca sampai selesai. Alurnya juga jelas dan tidak menggantung, sehingga saya tidak merasa bingung di akhir cerita.

 

Selain itu, saya juga merasa pengembangan karakter dalam novel ini cukup kuat. Tidak hanya tokoh utama, tetapi juga karakter pendukung memiliki peran yang jelas dan terasa hidup. Setiap tokoh memiliki latar belakang masalah masing-masing, dan menurut saya penyelesaiannya juga terasa memuaskan.

 

Hal lain yang saya suka adalah perpaduan antara suasana sedih dengan humor. Walaupun ceritanya menyentuh secara emosional, penyampaiannya tetap santai dan kadang membuat saya tertawa kecil. Gaya bahasanya juga kasual, menggunakan bahasa sehari-hari seperti ‘lo’ dan ‘gue’, sehingga terasa lebih dekat dengan pembaca.

 

Selain itu, novel ini juga memiliki banyak kutipan yang menurut saya cukup relate dengan kehidupan saya sebagai mahasiswa. Salah satu yang paling saya ingat adalah gagasan bahwa setiap orang memiliki luka dan caranya sendiri dalam menghadapinya, gagasan ini bisa dipahami bahwa setiap orang menyimpan ‘kerusakan’ dalam versinya masing-masing.

 

Kekurangan Buku

Menurut saya, meskipun ceritanya menarik, tempo yang digunakan dalam novel ini cenderung santai. Bagi pembaca yang menyukai konflik besar atau alur cepat, mungkin cerita ini terasa kurang menegangkan.

 

Selain itu, penggunaan bahasa yang sangat kasual mungkin tidak cocok untuk semua pembaca, terutama bagi mereka dengan preferensi gaya bahasa lebih formal atau deskriptif.

 

Kesimpulan

Secara keseluruhan, menurut saya Jakarta Sebelum Pagi adalah novel yang ringan tetapi tetap memiliki makna yang cukup dalam. Ceritanya tidak hanya membahas misteri sederhana tentang surat, tetapi juga menyentuh tema relasi, kehilangan, dan cara setiap orang menghadapi luka dalam hidupnya.

 

Dengan karakter yang kuat, alur jelas, dan gaya bahasa santai, menurut saya novel ini cocok untuk pembaca yang mencari cerita berbasis karakter, tidak terlalu berat namun tetap berkesan. Novel ini juga menunjukkan bahwa cerita sederhana bisa terasa bermakna jika disampaikan dengan cara yang tepat.

 

Penulis: PNY

Desainer: Azizah Marzha