Acara tahunan Open House Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) kembali diselenggarakan di Aula Syekh Quro, Rabu (21/1/2026), bertujuan untuk memberikan informasi kepada siswa menengah sederajat mengenai profil Unsika dan sekaligus memperkenalkan program studi yang ada di Unsika. Pada tahun ini, Unsika mengadakan Program Studi (Prodi) baru pada Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Pertanian (Faperta).

 

Menurut Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama Unsika, Yayat Hendayana, menyatakan bahwa tahun ini acara Open House tersebut dihadiri sebanyak 150 sekolah dari empat kabupaten dan kota yang diundang oleh Unsika, serta terbuka untuk umum bagi sekolah-sekolah lainnya di luar dari daerah tersebut, yang berkeinginan untuk hadir.

 

“150 sekolah yang berasal dari Purwakarta, Subang, Karawang, dan Bekasi. Ada juga di luar 4 kota itu, ada Bogor, kemudian Indramayu, dan Cirebon…, karena memang meskipun kita mengundang kita juga menyampaikan pengumuman ini secara terbuka di media sosial jadi dibolehkan di luar dari undangan mereka bisa hadir,” ujarnya saat diwawancarai secara langsung, Rabu (21/1/2026).

 

Dan tambahnya pada tahun ini Unsika memperbanyak kuota mahasiswa baru dibandingkan dengan tahun kemarin, hal tersebut pihak kampus sudah melakukan pengajuan penambahan kuota kepada Kementerian Pendidikan Tinggi (Kemendikti).

 

“Kuota Unsika itu kan mengajukan empat ribuan,” ucapnya.

 

Dalam penerimaan mahasiswa baru tahun ini, Prodi baru Unsika sudah dinyatakan bisa dijadikan sebuah pilihan dalam memilih jurusan untuk para siswa yang akan melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi, karena sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Operasional dari Kemendikti.

 

“Sudah mendapatkan Surat Keputusan Operasional sudah dimasukan di penerimaan mahasiswa baru,” tambah Yayat.

 

Para peserta yang hadir dalam acara Open House Unsika, Rabu (21/1/2026).

 

Yayat menjelaskan bahwa diadakannya acara Open House, yaitu bertujuan untuk memperkenalkan kampus serta program studi yang ada di Unsika kepada siswa-siswi  Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dari acara Open House yang telah diselenggarakan dengan mengundang siswa-siswi menengah sederajat, sehingga pihak kampus berharap setiap tahunnya jumlah mahasiswa Unsika dapat terus bertambah.

 

“Kita ingin setiap tahunnya Unsika bisa lebih dikenal masyarakat ini, salah satu cara kami promosi dengan mengundang teman-teman kelas 3 SMA,” ucapnya.

 

Mahasiswa yang sedang memperkenalkan profil Prodinya di Stan, Rabu (21/1/2025).

 

Seorang siswa kelas 12 dari SMA 1 Karawang, Andika Dwi Permana, memberikan kesan dan pesannya setelah mengikuti acara Open House ini, bahwa ia merasakan keseruannya ketika mendatangi ke setiap stan, serta bisa lebih tahu tentang Prodi-Prodi yang ada di Unsika pada acara tersebut.

 

“Kesan saya seru jadi lebih tau tentang Unsika dan Program Studi yang ada di Unsika, dan pesannya semoga lebih kondusif lagi jadi kurang fokus, fokusnya buyar pada saat di Stan Prodi,” Ungkapnya saat diwawancarai secara langsung, Rabu (21/1/2026).

 

Siswa lain juga dari SMA 1 Pamanukan Subang, Dadi Amni Kurnia, memberikan tanggapannya juga mengenai acara tersebut.

 

“Menarik karena (ternyata) banyak Program Studi di Unsika karna Unsika juga PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang terdekat dengan Subang asal saya,” ucapnya saat diwawancarai secara langsung, Rabu (21/1/2026).

 

Yayat mengungkapkan harapannya pada acara Open House Unsika tahun ini, semoga dapat memberikan informasi yang lengkap dan akurat dari semua yang telah disampaikan pada acara ini.

 

“Harapan kami mengadakan acara Open House Unsika 2026 adalah memberikan informasi yang lengkap dan informasi yang akurat, yaitu tentang profil Unsika termasuk berapa banyak Fakultas, berapa banyak Prodi kemudian juga berapa banyak Prodi yang terakreditasi internasional, berapa banyak Prodi yang unggul, kemudian juga menyampaikan ke masyarakat terutama kepada calon mahasiswa baru yang saat ini berada di kelas 12 atau kelas 3 Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTA), atau SMA/SMK, terkait dengan bagaimana, ada beberapa jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri,” harapnya.

 

(KKB, PAI)